Perkembangan dekade sebuah sejarah
itu tak lepas dari dinamika jatuh bangun, berprestasi dan gemilang, bangkit dan terpuruk. Hal itu tentu akan
memberi cerita dan tambahan lembaran catatan untuk keberhasilan suatu masa.
Bermula dari kristalisasi ide yang menjadi suatu gagasan besar dari beberapa
insinyur seperti Ir. Jacob Rais (kepala kantor Pendaftaran Tanah Semarang), dan
Ir. Gunawan, Prof.ir Soemarmo, Ir Subarkah, Ir. R. Oei Djwee Hwie,
Ir.R.Soenardi, Ir.Lie Kok Gwan, Ir.Moeljadi, dan Ir.Tjo Tjeng Kie untuk
mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi untuk teknik di Kota Semarang. Maka
pada tanggal 20 Oktober 1958 berdirilah Universitas Semarang yang kemudian
namanya diganti dan diresmikan oleh Ir.Soekarno menjadi Universitas Diponegoro
sebagai perguruan Tinggi Negeri. Peresmian penggantian nama ini dilaksanakan
pada tanggal 15 Oktober 1960 yaitu pada saat ulang tahun atau dies Natalis
ketiga universitas Semarang.
Proses kegiatan belajar mengajar
waktu itu dilaksanakan ketika sore hari dengan meminjam gedung di daerah
semarang bawah sekitar tugu muda yang sekarang dikenal orang sebagai wisma
Perdamaian. Kemudian pindah di Jl. MT haryono no.427 milik Pepekuper Teritorium
4 sebagai kampusnya. Kemudian pindah lagi ke “Gedung Putih” di kampus Pleburan.
Dan berakhir di Tembalang dibangun Fakultas Teknik dengan melalui proyek Universities Development and Rehabilitation
(SUDR). dan berlangsung sampai sekarang. Sehingga semua kampus UNDIP dan
kegiatan belajar mengajar berpusat di satu daerah di Tembalang.
Kalau kita bercerita ke belakang dan
menilik sedikit informasi tentang berdiringya fakultas teknik 56 tahun silam, awal
berdirinya Fakultas Teknik ini dibarengi dengan dibukanya program studi pertama
yaitu Teknik Sipil. Dimana Teknik Sipil dulu merupakan Fakultas pertama
sekaligus Jurusan Teknik pertama yang ada di UNDIP. Ketua jurusan yang
merangkap jadi Dekan Fakultas Teknik dan Teknik Sipil adalah Prof.Ir.soemarman.
Diikuti dengan perkembangan fakultas Teknik ditahun-tahun setelahnya, kemudian
berdiri jurusan kedua yaitu Teknik Arsitekture pada tahun 1962 dengan ketua
Jurusan pertama Ir.Sidharta. Jurusan ketiga yang berdiri adalah Teknik Kimia
pada tahun 1965 dan diketuai oleh Ir.Nisyamsur.
Setelah berhasil mendirikan ketiga
program studi tersebut. 4 tahun berikutnya Fakultas Teknik membuka Penerimaan
mahasiswa didik baru tahun 1969 untuk jurusan matematika. Dan ditahun 1988
memisahkan diri menjadi satu fakultas sendiri yaitu MIPA. Jurusan kelima
setelah itu adalah jurusan Teknik Mesin diikuti dengan jurusan Teknik Elektro,
Jurusan Perencanaan Wilayah Kota, Program Studi Teknik Industri, Program Studi
Teknik Lingkungan, Program Studi Teknik Perkapalan, Program Studi Teknik
Geodesi dan terakhir program S1 Sistem Komputer pada tahun 2008.
Perkembangan fakultas Teknik dari
tahun 1958 sampe 2013 sekarang ini, tentu memberi banyak perubahan signifikan
antar beberapa hal. Misalnya dilihat darisegi program pendidikan, metode, sistem
pendidikan, rasio penerimaan mahasiswa baru, jumlah mahasiswa yang terdaftar, sistem
birokrasi yang disediakan, kurikulum, kaderisasi, riset, prestasi dan masih
banyak hal lain.
DULU
DAN SEKARANG
Fakultas Teknik sekarang merupakan
fakultas terbesar yang ada di UNDIP. 2/3 wilayah UNDIP ini dibangun untuk
mahasiswa Fakultas Teknik. Dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar kira-kira
sebesar 12 ribu mahasiswa dan 2 ribu mahasiswa setiap tahun yang masuk menjadi
keluarga baru Fakultas Teknik. Sesuai dengan Rasio Penerimaan Mahasiswa Baru di
masing-masing jurusan Fakultas Teknik, dimana tiap tahun mengalami peningkatan
minat di beberapa jurusan. Misalnya ditahun 2011 menunjukkan peningkatan
kompetensi 1:15 mahasiswa baru.
Metode pembelajaran di Fakultas
teknik diselenggarakan melalui perkuliahan secara klasikal, diskusi-diskusi dan
seminar. Kemudian ada praktikum, penelitian dan pengabdian untuk mengembangkan
potensi lulusan dan pembelajaran mahasiswa Fakultas Teknik. Dan sekarang metode
pembelajaran ini terpusat ke mahasiswa yaitu Student Centered Earning.
Untuk
sistem pendidikan yang dilakukan sejak tahun 1980/1981, Fakultas Teknik
menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS) kemudian terjadi perubahan kompetensi
kurikulum dari yang semula berbasis isi (conted based) berubah menjadi
kurikulum berbasis kompetensi ( competence based). Dengan mengacu SK Dirjen
Dikti No. 232/U/2000 maka disusun kurikulum baru Fakjultas Teknik sesuai SK
Rektor No.343/SK/J07/2002 kecuali untuk jurusan Teknbik Mesin dalam SK Rektor
No.300/SK/J07/2003 dan Teknik Perkapalan SK NO.170/SK/J07/2004. Pengembangan
kurikulum selanjutnya diperbarui pada tahun 2007/2008 sesuai peraturan Rektor
no.193/PER/H7/2008. Sedangkan kurikulum baru tahun 2012 akan diberlakukan untuk
mahasiswa baru angkatan 2012.penyelenggaraan masalah akademis ini mengikuti
peraturan Rektor UNDIP no.209/PER/UN7/2012 tentang Peraturan Bidang Pendidikan.
Sampai Juli 2012 sekarang ini,
jumlah lulusan UNDIP kurang lebih 32 ribu orang yang terdiri dari Program D3,
S1, S2 dan S3. Alumni ini tersebar di beberapa daerah dan menyandang berbagai
gelar dan profesi pekerjaan di seluruh bidang ketenikan Indonesia. Kalau bicara
soal rata-rata IPK mahasiswa Fakultas Teknik sampai tahun 2012 adalah di atas
3,2 dengan lama studi 4 th 3bulan.
Untuk mendukung UNDIP menjadi
Fakultas Riset tahun 2020, Fakultas Teknik UNDIP melalui koordinasi Unit
Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM-FT) meluncurkan program
hibah penelitian yang didanai pemerintah dan pada tahunn ini 2013 Fakultas
Teknik juga bekerjasama dengan koperasi untuk program dana talangan penelitian
mahasiswa seperti PKM sebelum turun dana langsung dari pemerintah.
Untuk beberapa hal misalnya sistem
kaderisasi ataupun organisasi kemahasiswaan. Fakultas Teknik juga selalu
berbenah. Untuk tahun ini saja ada banyak hal yang diadopsi Fakultas Teknik
untuk itu semua. Terkait dengan Sistem kaderisasi misalnya untuk seluruh
jurusan di Fakultas Teknii Metode yang digunakan sudah bukan sistem evaluasi
dari senior tapi lebih pada pengembangan ke bidang akademik seperti program
Kreatifitas Mahasiswa, entrepreneur dan riset.
Untuk peraturan mengenai organisasi
Kemahasiswaan juga berbeda, untuk satu tahun terakhir ini. Fakultas Teknik
mengacu pada keputusan Rektor yang mengatur tentang Organisasi Kemahasiswaan.
Dan menurut wawancara dengan Pembantu Dekan 2 Fakultas Teknik
Prof.Dr.Ir.Abdullah, MSc terkait dengan wisuda, senat mahasiswa serta pemira
akan mengalami beberapa hal yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Untuk
Senat pak Abdullah akan memberikan hak luas didalam melayani kebutuhan
mahasiswa dan berkoordinasi penuh dengan Pembantu Dekan 2 Bidang Kemahasiswaan.
Untuk wisuda fakultas pun begitu, mulai tahun 2014 besok akan diganti dengan
Tasyakuran Kelulusan BEM untuk kakak-kakak Tenik yang akan lulus.
Perkembangan danh pertumbuhan
fakutas Teknik dari tahun 1958 sampai 2013, ibarat air dia ombak yang selalu
naik turun dan ibarat burung dia terbang dari bawah ke atas. Pelan-pelan namuun
bermakna besar. Fakultas teknik selalu berbenah, Fakultas Teknik selalu
berusaha mengukir hal yang indah, yang lebih baik, yang berguna untuk kemajuan
Undipku, Teknik dan Indonesiaku. (Hilda Inaya Ilma)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan